Rakor di Negeri Atas Awan

Netizen: Dzakirah Ananta

Komisioner Komisi Pemilihan Umum se-Sulawesi Barat bersama komisioner KPU Provinsi berkumpul di Kabupaten Mamasa dalam agenda Rapat Koordinasi dan Rapat Evaluasi.

Tema yang diusung dalam rakor tersebut adalah Partisipasi Masyarakat (Parmas). Juga turut dibincang dalam rakor tersebut Rapat Evaluasi Sengketa Proses Pemilu dan pencegahan sengketa/ pelaksanaan tahapan pemilu 2019 tingkat Provinsi Sulawesi Barat. Rencananya rakor akan ditutup pada Sabtu, 29 Desember 2018.

Rakor dibuka oleh Rustang Ketua KPU SULBAR, turut hadir Ketua KPU Mamasa Joni Rambulangi, dan Abdul Rahman, selaku Sekretaris KPU Provinsi. Rakor dan pertemuan-pertemuan yang dilakukan KPU beserta jajarannya adalah upaya memegang teguh slogan KPU “Pemilih Berdaulat, Negara Kuat”

Rifa’i, komisioner KPU Mamuju yang ditemui di sela-sela kesibukannya mengikuti rakor memberikan penjelasan tentang maksud dari slogan PEMILIH BERDAULAT, NEGARA KUAT.

Netizen Cilik Ananta Dzakirah saat wawancara dengan Komisioner Mamuju, Riva’i (Foto:Ist.)

“Pemilih berdaulat adalah pemilih yang hak pilihnya terjaga, terjamin, dan terpelihara, dan tanpa pemilih yang berdaulat, negara tidak akan kuat, juga pemimpin akan lahir dari hasil kecurangan” Jelas Rivai’i.

Komisioner provinsi yang hadir pada rapat koordinasi tersebut di atas Farhanuddin, Sukmawati, Adi Arwan Alimin, Rustang serta Said Usman.

Komentar Anda