fbpx

Polemik Muatan Lokal, Dr. Ramli Minta Maaf

Mandarnesia.com — Dr. Ramli menyampaikan maaf kepada masyarakat Pitu Ulunna Salu (PUS) di lapangan Ahmad Kirang Mamuju. Ia dianggap melakukan penghinaan dalam perumusan mata pelajaran muatan lokal di Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat.

“Saya memohon maaf atas kesalapahaman yang terjadi itu,” kata Ramli di hadapan ratusan masyarakat PUS, yang juga didampingi Kepala Dinas Pendidikan Sulbar Aripuddin Toppo, Jumat (10/8/2018).

Suasana sempat pecah, satu orang yang tergabung dalam warga PUS diamankan pihak keamanan Polres Mamuju setelah mencoba mendatangi Ramli yang sedang berbicara di podium.

Pelaku kemudian diseret dan dibawa ke dalam kantor Mapolda Sulbar sebelum dilepas kembali.

Salah satu tokoh PUS H. Damris menyebut memaafkan kesalahan yang dibuat Dr. Ramli.

“Keluarga PUS walaupun tidak seperti yang kami harapkan, kami sudah memaafkan. Karena sudah mengakui kesalahan dan permintaan untuk dihapuskannya muatan lokal itu dipenuhi,” kata Damris kepada wartawan di lapangan Ahmad Kirang Mamuju, Jumat (10/8/2018).

Ia menyampaikan, jika masih ada unsur-unsur yang tidak menerima itu, berarti bukan dari PUS, karena rakyat PUS pemaaf.

Sementara Aripuddin Toppo yang berusaha dimintai tanggapan wartawan mandarnesia.com saat berjalan menuju kendaraanya menolak untuk bicara. Ia hanya mengangkat tangan ke arah wartawan.

Reporter: Sudirman Syarif

Komentar Anda