Az Zahrah, Penderita Kebocoran Usus di Wahidin Makassar

Mandarnesia.com — Hampir sebulan, Khawlah Az Zahrah bayi berusia satu bulan penderita kebocoran usus sejak dalam kandungan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakut (RS) Wahidin Makassar.

Tak sedikit biaya yang telah dikeluarkan kedua orangtua bayi malang itu selama dirwat sejak 9 Juli 2018 lalu. Berdasarkan pengakuan orang tua Az Zahra, Kamaluddin dan Nurhaeda, mereka memiliki utang Rp 75 juta di RS selama perawatan berstatus paisen umum.

Melalui sambungan telepon kepada mandarnesia.com, Kamaluddin menyampaikan bahwa utang tersebut telah dibayar setengah atas bantuan masyarakat.

“Alhamdulillah tadi ini saya sudah menghadap ke keuangan dan telah dibayar Rp 45 juta dari jumlah keseluruhan Rp 75 juta,” kata Kamaluddin kepada mandarnesia.com dari RS Wahidin, Kamis (2/8/2018) siang.

Berdasarkan jumlah tersebut, keluarga Kamaluddin masih memiliki utang Rp 30 juta.

Khawlah Az-Zahra merupakan warga Dusun Sappoang, Desa Patampanua, Kecamatan Matakali, Polewali Mandar. Ia telah dioperasi selama tiga kali.

“Alhamdulillah dokter sudah maksimal. Mungkin sudah takdir anaknya seperti itu. Dan insya Allah BPJS-nya juga sudah bisa aktif besok,” ujarnya.

Hingga saat ini, kondisi lambung Az Zahrah belum ada perubahan yang signifikan.

“Kita berdoa mami karena itu cairannya belum maksimal. Rekomendasi harusnya setelah 14 hari operasi, ada perubahan. Memang sudah takdirnya anak itu,” tutupnya.

Reporter: Sudirman Syarif

Foto: Facebook RE

Komentar Anda

error: Content is protected !!